Empat Kader Terbaik Untuk KNPI Siap Pimpin KNPI Kabupaten Tasikmalaya

photo author
Redaksi, Media Priangan
- Minggu, 20 Maret 2022 | 21:50 WIB

Mediapriangan.com -  Jelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) ke XV DPD KNPI Kabupaten Tasikmalaya pada 26-27 Maret mendatang. Panitia pemilihan melanjutkan tahapan gelaran musda, dengan penetapan empat calon ketua, sekaligus pengundian nomor urut, yang berlangsung di Sekretariat DPD KNPI, Jalan Raya Singaparna, Sabtu (19/3/2022)

Ketua Steering Committee, Asep Azwar mengatakan, dengan penetapan calon ini, artinya kita sudah siap untuk gelaran Musda ke XV pada 26 hingga 27 Maret mendatang. Empat calon Ketua DPD KNPI Kabupaten Tasikmalaya, yakni Haryadi Ahmad Satari, Haerudin Kalyubi, Doni Ridwan, dan Fikri Ansori.

Menarik disimak komitmen para kandidat dalam mengawal pelaksanaan Musda ke XV DPD KNPI Kabupaten Tasikmalaya yang akan digelar tidak lama lagi.

Calon nomor urut 1, Haryadi Ahmad Satari mengungkapkan, sesuai dengan visi misi, bahwa KNPI ini target kolaborasi bagi pemuda untuk naik kelas. Jadi jelas, saya akan mengedepankan kolaborasi, dan persahabatan. 

"Masing-masing dari kami punya kelebihan dan kekurangan. Kelebihan yang kita miliki, akan dijadikan sebagai spirit untuk memajukan pemuda kedepan, dan kekurangan yang dimiliki, tentu kita bisa saling melengkapi," tuturnya.

Calon nomor urut 2, Haerudin Kalyubi mengungkapkan, pada dasarnya KNPI ini sebuah laboratorium pemuda. Berbicara hal itu, bahwa KNPI ini terdiri dari ragam corak dan warna. Tapi kuncinya bagi saya, KNPI ini Bhineka Tunggal Ika, meski kita berbeda latarbelakang, kita tetap satu.

"Perbedaan itu adalah sunatulloh. Intinya kita itu satu. Artinya komitmen kami, apapun dinamika yang terjadi pada saat pelaksanaan musda nanti, ingatlah bahwa KNPI itu tetap satu," ungkapnya.

Sementara itu, Calon nomor 3, Doni Ridwan menuturkan, pada prinsipnya sama, bahwa persoalan atau dinamika yang terjadi di lapangan itu wajar. Namanya kan pemuda! Kalau tidak begitu kan nggak seru juga. 

"Tapi pada prinsipnya, apapun hasilnya, kita menyepakati hasil itu. Ada pun dinamika yang terjadi, itu bagian proses perjalanan yang harus dilalui. Kolaborasi dan lainnya tetap harus dijaga, karena kita tetap satu, bahwa kita ini pemuda," ucapnya.

Calon nomor IV, Fikri Ansori menambahkan,  bagi saya, komitmen itu sebuah harga yang mahal, hari inih banyak ditemukan tokoh-tokoh pemuda atau pemuda di kabupaten Tasikmalaya keluar dari komitmen kepemudaannya.

"Sepakat dengan semua kandidat, bahwa komitmen kebhinekaan, komitmen keberagaman, harus tetap dijaga dengan baik. Siapapun yang terpilih nanti, pekerjaan rumah sudah menanti," ujarnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Redaksi

Tags

Rekomendasi

Terkini

X