daerah

Pemkot Tasikmalaya Jamin Ketersediaan Bahan Pokok Selama Ramadan 2022

Senin, 4 April 2022 | 06:36 WIB

Mediapriangan.com - Pemerintah Kota Tasikmalaya melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan, terus memantau jalur distribusi dan pergerakan harga komoditas dan bahan pokok yang menjadi kebutuhan masyarakat. 

Di samping itu, pemerintah juga mendorong peningkatan produksi bahan pokok masyarakat dari Kota Tasikmalaya, sehingga masyarakat tidak perlu melakukan panic buying atau  berlebihan dalam berbelanja. Pemerintah akan menjamin ketersediaan bahan pokok selama bulan ramadan.

Demikian hal itu dikatakan, Wali Kota Tasikmalaya Drs. H. Muhammad Yusuf, selepas kegiatan penyerahan surat keputusan (SK) untuk 326 orang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) guru tahap I tahun 2021, yang di pusatkan Gedung Restu Sky, Jalan RE. Martadinata Kota Tasikmalaya, Jumat, (1/4 /2022). 

Pemerintah Kota Tasikmalaya, terang dia, akan terus mengawasi distribusi komoditas maupun bahan pokok yang menjadi kebutuhan masyarakat agar tetap berjalan lancar. 

"Pemerintah juga menjamin ketersediaan komoditas dan bahan pokok di pasar-pasar, selama Ramadan maupun setelah hari raya Idulfitri nanti," kata Wali Kota Muhammad Yusuf.

Dia menegaskan, upaya pemerintah tersebut harus didukung dengan kesadaran masyarakat untuk tidak berlebihan dalam berbelanja kebutuhannya. Sehingga ketersediaan komoditas dan bahan pokok masyararakat tetap aman. 

Dengan cara itu kata dia, diharapkan harga tetap stabil. Dan sekalipun ada kenaikan, namun dalam koridor wajar menurut mekanisme pasar.

Dia mengungkapkan, sampai dengan akhir Maret tahun 2022, masyarakat masih dihadapkan pada persoalan ketersediaan dan kenaikan harga berbagai komoditas dan harga bahan pokok kebutuhan masyarakat. 

"Kondisi tersebut tidak hanya terjadi di pasar induk dan pasar tradisional saja, tetapi juga di pasar modern. Kenaikan harga terjadi cukup signifikan," ujar dia. 

Menurutnya, beberapa media lokal maupun nasional terus menyoroti dicabutnya harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng curah yang ditetapkan pemerintah yaitu Rp. 14.000,-/liter dan dikembalikan sesuai harga pasar yang diharapkan mampu menahan laju kenaikan harga. 

Namun ternyata, di pasar induk Cikurubuk Kota Tasikmalaya per 29 Maret 2022 harga minyak goreng mencapai Rp. 19.000,-/liter dan di pengecer bisa  tembus Rp. 20.000,-/liter sampai Rp. 21.000/liter. 

Ketika tim mematau dan mengorek informasi dari beberapa pedagang di pasar induk Cikurubuk, didapati ada kondisi dimana permintaan konsumen terhadap minyak goreng dan beberapa bahan pokok dalam satu bulan ini naik cukup signifikan berbeda dari biasanya. Dengan kata lain banyak diborong pembeli. 

Dampaknya terang dia, ketersediaan komoditas dan bahan pokok, menjadi kurang bahkan menjadi langka, karena produsennya sendiri kewalahan dalam memenuhi permintaan pasar yang serentak terjadi di seluruh Indonesia. Akibatnya, harga beberapa komoditas dan bahan pokok terus merangkak naik.*


Halaman:

Tags

Terkini