Mediapriangan.com - Harga minyak goreng kemasan dan curah di pasar tradisional Singaparna berangsur mengalami penurunan dikisaran Rp 19.000-20.000.
Hal tersebut disampaikan tim dari Satreskrim Polres Tasikmalaya saat melaksanakan pengecekan dan pemantauan stok dan harga minyak ke pasar tradisional Singaparna.
Pedagang di Pasar Singaparna Ibu Yane mengatakan untuk harga minyak curah masih Rp 20 ribu. Jadi ada penurunan harga. Untuk pasokan sudah mulai lancar.
"Jadi ketika kita pesan empat ada dikasih empat. Kalau habis, beli ke pedagang minyak curah lainnya di Pasar Singaparna," paparnya.
Untuk minyak yang kemasan, kata dia, harganya masih Rp 24 ribu per liter. Kalau kemasan merek baru masih ada yang harganya Rp 22.500 per liter.
Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya AKP Dian Pornomo S.IK., MH mengatakan setiap hari Kepolisian Reskrim Polres Tasikmalaya melakukan pengecekan dan pemantauan terhadap minyak curah.
"Hasil pemantauan, harga minyak curah masih Rp 19-20 ribu-an jadi ada penurunan. Untuk stok aman, para pedagang mempunyai stok minyak," paparnya.
Dia menambahkan, untuk temuan di lapangan belum ada pedagang yang mengemas minyak curah kedalam minyak kemasan. "Tidak ada temuan," kata dia.*