daerah

Loka POM Tasikmalaya Temukan Takjil Berbahaya di Pasar Sindangkasih Ciamis

Rabu, 13 April 2022 | 00:05 WIB

Mediapriangan.com - Ngabuburit merupakan tradisi menunggu berbuka puasa di bulan Ramadan, biasanya diisi dengan berburu takjil. Di banyak tempat para pedagang bermunculan yang menawarkan beragam menu berbuka puasa seperti makanan ringan dan minuman.

Beragam menu takjil menjadi salah satu makanan yang harus terjamin dan bebas dari bahan berbahaya seperti pewarna dan bahan pengawet sintetis.

Dalam upaya memberikan rasa aman menyantap makanan dan minuman yang dijual pada masyarakat, BPPOM Loka Tasikmalaya lakukan inspeksi mendadak (sidak) di salah satu tempat ngabuburit di Pasar Sindangkasih, Kabupaten Ciamis, Selasa (12/04/2022).

Kepala BPPOM Loka Tasikmalaya Jajat Setia mengatakan, kegiatan yang dilaksanalan dalam rangka intensifikasi pengawasan pangan olahan dan pengawasan jajanan takjil di bulan Ramadan. 

"Kami melakukan ini di wilayah kerja 5 Kota/Kabupaten, dan hari ini kita bisa melakukannya di Pasar Sindangkasih Kabupaten Ciamis," katanya. 

Dari beberapa pedagang yang berjualan di tempat tersebut, BPPOM membawa 18 sampel yang dicurigai hingga dilakukan uji. "Dari 18 sampel ternyata masih ditemukan bahan berbahaya, sebanyak 4 sampel mengandung pewarna berbahaya dari kerupuk, aromanis dan yang lainnya," ungkapnya. 

Rhodamin B, salah satu bahan pewarna yang terdapat dalam sampel tersebut, dilarang untuk dijadikan bahan pewarna makanan, karena efeknya jika dimakan terus menerus dapat menyebabkan kanker. "Sifatnya akumulasi, jadi habis dimakan tidak langsung memberikan efek penyakit, tetapi berakumulasi lama, hingga bertahun-tahun," jelasnya. 

Bagi para pedagang yang mempergunakan bahan berbahaya tersebut, pihak BPPOM  akan memberikan edukasi terlebih dahulu. "Kami akan memberi informasi, jika produknya itu sangat berbahaya, dan kami akan meminta untuk tidak menjual produk tersebut lagi. Kami juga akan melakukan penelusuran dari mana sumber produknya didapatkan. Karena mereka tidak membuat sendiri tetapi didapatkan dari pedagang yang lain," jelasnya.*

Tags

Terkini