Mediapriangan.com - Ketua DKM Masjid Agung Ciamis, Drs. H. Wawan S. Ariefin mengatakan, pada momentum lebaran tahun ini, Masjid Agung Ciamis yang berada di jantung perkotaan, tidak akan digunakan untuk melaksanakan salat sunat Idulfitri.
"Berdasarkan hasil rapat koordinasi dengan Pemkab Ciamis, Masjid Agung Ciamis tidak akan digunakan untuk melaksanakan salat Id. Adapun salat Id akan dilaksanakan di halaman Masjid Agung hingga alun-alun Ciamis," kata Wawan, Rabu (27/4/2022).
Salah satu pertimbangannya kata dia, adalah kemungkinan akan terjadi ledakan jumlah jemaah Id sehingga akan terjadi penumpukan massa dalam jumlah besar.
"Tingginya antusias masyarakat Ciamis untuk melaksanakan solat Id ditambah lagi dengan adanya pelonggaran warga untuk bisa mudik, dikhawatirkan akan ada tumpukan massa. Maka lapangan terbuka dinilai lebih tepat untuk dijadikan tempat melaksanakan salat Id tahun ini," tutur dia.
Wawan menambahkan, meskipun sudah tidak ada lagi ketentuan jarak dalam melaksanakan salat berjemaah, namun pihaknya mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga protokol kesehatan (prokes) salah satunya dengan tetap mempergunakan masker.
Salat Id yang direncanakan dipimpin oleh Imam Masjid KH. Tatang Yusuf Sidiq dan Khotib Prof. Dr. H. Hasan Bisri itu terang dia, diharapkan bisa diikuti secara khidmat oleh seluruh jemaah dan mudah-mudahan tidak ada kendala cuaca.
"Mudah-mudahan dilancarkan, tidak ada hujan. Untuk persiapan-persiapan teknis, Insya Allah sudah aman," ucap Wawan.
Dia yang juga ketua Dewan Mesjid Indonesia (DMI) Kabupaten Ciamis, menitipkan kepada pengurus masjid-masjid yang terlewati pemudik, baik itu dari Cihaurbeuti hingga Cisaga, untuk mempersiapkan diri.
"Ada sekitar 10 masjid yang terlewati oleh pemudik, tolong dipersiapkan untuk dapat melayani umat Islam yang transit mudik," ujarnya.*