Mediapriangan.com - Kapolres Tasikmalaya AKBP Rimsyahtono mengatakan, selain pengamanan arus balik lebaran pihaknya juga menyiagakan anggota untuk melakukan pengamanan di tempat-tempat wisata.
"Memasuki liburan hari raya, anggota Polisi sudah kita siagakan khususnya di wilayah Tasikmalaya selatan yang memiliki kerawanan kriminalitas di tempat wisata. Kita sudah siapkan banyak pos pengamanan disana. Kita antisipasi berbagai kemungkinan," kata Rimsyahtono, Senin (2/5/2022).
Dia menyebutkan, meskipun sudah disiagakan anggota Polisi, pihaknya mengimbau agar masyarkat yang berwisata tetap berhati-hati dan menghindari terjadinya kecelakaan.
"Saya harap seluruh masyarakat berhati-hati selama berwisata, baik dimulai dari perjalanan hingga saat berwisata di lokasi," ujar dia.
Sementara itu, Bupati Tasikmalaya, H. Ade Sugianto mengatakan, berdasarkan laporan dari pihak Kepolisian, arus mudik ke Kabupaten Tasikmalaya sudah melewati puncaknya dan itu terjadi selama dua malam. Terakhir malam lebaran.
“Berdasarkan pantauan Pak Kapolres, puncak mudik itu terjadi pada malam Minggu dan Senin atau pas malam takbiran,” tutur Ade Sugianto.
Pada puncak arus mudik lanjut dia, ada sebanyak 900 kendaraan per jam. Dari data tersebut, dapat disimpulkan bahwa arus mudik lebaran 2022 tidak sampai pada kategori macet.
"Arus lalu lintas dapat disebut macet bila kendaraan yang melintas minimal 1.500 per jam. Kita memantau ke lapangan langsung dan faktanya arus mudik lebaran tahun ini berjalan lancar dan tanpa hambatan, aman dan tertib,” ucap Ade Sugianto.
Dia menyebutkan, adanya kepadatan di wilayah sekitar pasar tradisional Singaparna atau alun-alun, dipengaruhi oleh aktivitas masyarakat lokal yang berbelanja ke pasar sehingga terjadi kemacetan kendaraan.
"Artinya penyebab kemacetan bukan dari pemudik," kata dia.*