daerah

GP Ansor Pertanyakan Pengungkapan Kasus Pencurian Di Disdikbud Kabupaten Tasikmalaya

Kamis, 7 Juli 2022 | 09:17 WIB

Mediapriangan.com - Pengungkapan kasus pencurian di kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya, dua pekan lalu, hingga kini belum ada kejelasan. 

Diketahui, aksi pencurian yang menyasar brankas berisi uang serta satu unit laptop yang diduga berisi data-data penting itu, saat ini masih dalam tahap penyelidikan tim penyidik Polres Tasikmalaya

Pasca kejadian pada 20 Juni 2022 lalu, Polisi terus memeriksa sejumlah saksi termasuk mengumpulkan bukti-bukti dan petunjuk untuk mengungkap kasus tersebut serta menangkap para pelakunya. 

Bahkan, berdasarkan informasi dari pihak kepolisian, tim penyidik telah mengembangkan kasus pencurian yang diwarnai dengan penyekapan tiga karyawan dinas itu, hingga keluar daerah Tasikmalaya.

Baca juga: Sekap Satpam, Kawanan Pencuri Bobol Isi Brankas Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya

Menyikapi belum ada perkembangan terbaru terkait kasus tersebut, Sekretaris Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Tasikmalaya, Fahmi Siddiq mengatakan, upaya pengungkapan kasus perampokan di lembaga pemerintah daerah itu, seyogyanya terpublikasi kepada masyarakat. 

"Ya harusnya terekspos ke publik. Tentunya dalam koridor dan batasan-batasan tertentu, sehingga tidak mengganggu upaya tim penyidik dalam mengungkap kasusnya dan menangkap para pelaku kejahatan yang sempat menyita perhatian publik ini," tutur Fahmi Siddiq, Rabu (6/7/2022). 

Dia berharap, baik dari pihak kepolisian dalam penanganan kasusnya, maupun Dinas Pendidikan sebagai "korban", keduanya bisa menjelaskan seperti apa perkembangannya. 

Baca juga: Kasatpol PP Kabupaten Tasikmalaya Serukan Patroli Intensif Malam Hari

Aksi pencurian dengan penyekapan para karyawan di instansi pemerintah itu, jelas Fahmi, bukan hal sederhana. Masyarakat, terang dia, menunggu perkembangan terakhir, hasil pendalaman dari peristiwa besar tersebut. 

"Masyarakat cukup waswas dengan adanya tindakan penyekapan yang mewarnai aksi pencurian. Kasus ini menjadi ukuran bagaimana sistem keamanan yang dibangun khususnya di dinas pemerintah tersebut," ujarnya.

Termasuk kata dia, kinerja aparat keamanan pun dipertanyakan, jika masyarakat tidak mendapatkan informasi yang jelas atas upaya pengungkapan kasus tersebut, selama ini. 

"Kasusnya kan di intansi besar, namun hingga kini masih belum terungkap. 

Baca juga: Bupati Tasikmalaya Minta Pengamanan Internal Pemda Diperketat

Halaman:

Tags

Terkini