Mediapriangan.com - Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Tasikmalaya, menemukan lima ekor sapi yang dijadikan hewan kurban, terjangkit cacing pita di bagian hati.
"Hasil pemeriksaan tim kesehatan hewan, ada sekitar lima ekor sapi yang ditemukan terjangkit cacing pita pada bagian hati, salah satunya di Kecamatan Pagerageng," kata Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Tasikmalaya, Heri Kusdiana, Rabu (13/7/2022).
Namun lanjut dia, meskipun terdapat cacing pita, untuk daging hewan kurban masih tetap bisa di konsumsi.
"Yang terjangkit itu hanya hatinya saja, kemarin pasca hewan kurban disembelih, hatinya langsung dibuang alias tidak dikonsumsi," ujar Heri.
Baca juga: Kabupaten Tasikmalaya Terima 5.000 Dosis Vaksin PMK, Petugas Tancap Ga
Menurutnya, selama pemeriksaan sebelum pelaksanaan kurban, pihaknya tidak menemukan hewan yang sakit atau bergejala Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
"Kami kemarin tidak menemukan ada hewan sakit, sebelum disembelih," kata Heri.
Hingga saat ini, pihaknya belum mendapatkan data secara keseluruhan jumlah hewan kurban yang disembelih.
Hanya saja ucap dia, melihat di lapangan ada penurunan penyembelihan hewan kurban.
"Saat ini memang ada penurunan jumlah hewan kurban yang disembelih, dibandingkan tahun lalu yang totalnya ada 6.000 ekor," tutur Heri.
Salah satu penyebab penurunan penyembelihan hewan kurban itu terang dia, adalah wabah PMK.
"PMK ini salah satu penyebab menurunnya penyembelihan hewan kurban, selain karena faktor kondisi ekonomi saat ini," katanya.*
Baca juga: Si Abdul Dikurbankan Di Hari Minggu