Penyandang Diabetes Asal Ciamis, Dua Tahun Tinggal di Gubuk Tengah Sawah

photo author
Redaksi, Media Priangan
- Kamis, 7 April 2022 | 00:42 WIB

Mediapriangan.com - Seorang pria bernama Herman Suherman (48) warga asal Sadananya Kabupaten Ciamis Jawa Barat, sudah hampir dua tahun tinggal sendirian di gubuk tengah sawah di Kampung Sayuran RT 08 RW 03 Desa Cilangkap Kecamatan Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya.

Tinggal seorang diri di sebuah gubuk tengah sawah yang jauh sekali dari kata layak. Mirisnya, Herman terbaring lemas dan tidak bisa berjalan lantaran mengidap penyakit diabetes melitus hingga kaki bagian kanannya sudah hampir membusuk. 

Kondisi badannya sangat kurus, karena selama ini warga jarang datang untuk memberi makanan. Untuk menahan rasa sakit yang dialaminya, Herman hanya bisa pasrah dan terbaring lemas padahal kaki bagian kanannya sudah membusuk dan keluar nanah.

Sebelumnya Herman pernah bekerja sebagai kuli serabutan di Pasar Cisarua Bogor. Lantaran mengidap sakit diabetes, dirinya minta diantar pulang saudaranya ke rumah anaknya di Manonjaya Tasikmalaya.

Karena keterbatasan biaya, selama tinggal bersama anaknya, penyakit Herman malah nambah parah karena tidak pernah dibawa berobat. Dari situlah sering terjadi adu mulut dengan anaknya hingga memilih tinggal sendirian di gubuk milik warga setempat.

Sementara itu Ketua Rukun Tetangga (RT) Suryana mengatakan, adanya warga yang di tinggal di gubuk tersebut sudah dilaporkan kepada Ketua RW dan Kepala Desa, namun sudah hampir 1 tahun tidak ada jawaban bahkan bantuan sosial dari pemerintah tak pernah ada, dengan alasan Herman tidak memilik identitas yang jelas.

Warga setempat bukanya tidak peduli, beberapa kali warga sering memberikan bantuan makanan namun kemampuan warga sangat terbatas sehingga tidak bisa setiap hari memberi makanan.

Keinginan untuk bisa sembuh sangat diinginkan oleh Herman, namun tidak ada warga yang bisa membantu, terlebih anaknya sudah tidak peduli lagi.  Kini, dirinya hanya bisa pasrah sambil menahan sakit diabetes yang dialaminya.*

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Redaksi

Tags

Rekomendasi

Terkini

X