Mediapriangan.com – Kapolres Tasikmalaya AKBP Rimsyahtono mengimbau agar malam takbiran tidak dilaksanakan dengan berkeliling guna menghindari kerumunan serta timbulnya gangguan kamtibmas, dan memusatkan kegiatan malam takbiran di tempat ibadah masing-masing.
"Sebelumnya kami juga sudah menyampaikan imbauan melalui Bhabinkamtibmas, para ulama, dan tokoh masyarakat, untuk tidak arak-arakan kendaraan bermotor pada malam takbiran, untuk menghindari terjadinya kecelakaan lalulintas dan berbagai gangguan kamtibmas," ungkapnya, Minggu (1/5/2022).
Rimsyah juga menuturkan, sebaiknya takbiran digelar di masjid-masjid terdekat untuk menjaga kesucian malam Idulfitri dari berbagai tindakan-tindakan yang mengarah kepada kejahatan.
"Takbiran sebaiknya di tempat ibadah masing-masing untuk menjaga kesucian malam Idulfitri dari berbagai tindakan-tindakan yang mengarah kepada kejahatan," ujarnya.
Sementara arus mudik lebaran 2022, lanjut Rimsyah, telah mencapai puncaknya Sabtu (30/4/2022) malam, lebih kurang 1.200 kendaraan roda dua, dan 900 roda empat per jam yang melintas di jalur selatan Jawa Barat melalui Tasikmalaya. Menunjukan peningkatan dari biasanya hanya 300-400 kendaraan roda empat, dan roda duanya 600 kendaraan per jam.
Sementara, adanya peningkatan arus kendaraan ke wilayah Kabupaten Tasikmalaya, akibat adanya pengalihan kendaraan dari arah Nagreg melaui Jalur Garut. Hal itu karena adanya volume kendaraan memadati jalur Gentong akibat aktivitas pasar tadi pagi.
Rimsyah menambahkan, untuk mengantisipasi gangguan Kamtibmas di wilayah selatan Kabupaten Tasikmalaya, pihaknya sudah menyiagakan personel, termasuk Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) turut disiagakan di lokasi yang rawan terjadi tindak kriminalitas.*