Canangkan Pariwisata Berbasis HAM, Destinasi Wisata di Jabar Harus Ada Sarana Ibadah

photo author
Asep Budi Karyana, Media Priangan
- Selasa, 5 Juli 2022 | 21:29 WIB

Mediapriangan.com - Pelaksana Harian  Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum menghadiri Pencanangan Pariwisata Berbasis Hak Asasi Manusia di Jawa Barat, yang resmi dicanangkan oleh Direktur Jenderal HAM Kementerian Hukum dan HAM Mualimin Abdi, di Museum Sri Baduga Bandung, Selasa (5/7/2022). 

Plh. Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mendukung kegiatan pencanangan ini terutama dalam pemenuhan HAM di wilayah wisata Jabar baik terkait tempat ibadah, sarana dan prasarana, maupun tenaga kerja yang melibatkan anak-anak. Tempat wisata juga harus memperhatikan kebersihan, kesehatan, dan kelestarian lingkungan. 

“Selayaknya Jawa Barat ada sosialisasi kegiatan seperti ini dan arahan dari Kementerian Hukum dan HAM. Jawa Barat merupakan daerah yang sangat strategis terlebih dalam pariwisata,” kata Pak Uu – sapaan karib Uu Ruzhanul Ulum.

Baca juga: Rekomendasi Tempat Wisata Di Bandung, Ajak Keluarga Keliling Kota

Menurut Pak Uu, saat ini pemulihan ekonomi di Jabar mulai ditingkatkan kembali, khususnya dalam bidang pariwisata, di antaranya wisata bahari dan wisata religi. 

“Pariwisata berbasis HAM akan ditindaklanjuti oleh Pemda Provinsi Jawa Barat dengan menggandeng PHRI (Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia) bersama Dinas Pariwisata dan Kebudayaan kabupaten/ kota," ungkapnya. 

“Minimal tempat ibadah ataupun tempat umum lainnya di Jawa Barat kalau memungkinkan akan dipergubkan,” tutur Pak Uu. 

Baca juga: Wisata Alam Bandung, Ada Tempat Mandi Bidadari Hingga Penangkaran Rusa

Namun dalam membuat legalitas, Pak Uu menambahkan, tentunya harus ada sosialisasi lebih dahulu. 

“Kami akan sosialisasi dulu. Pemda Provinsi Jawa Barat akan mengundang Dinas Pariwisata dan Kebudayaan kabupaten/ kota, PHRI dan pelaku usaha yang lain supaya memahami dulu terkait hal ini,” ujarnya. 

“Setelah memahami semuanya kemudian baru ada payung hukumya. Jangan tiba-tiba ada payung hukum, tapi belum ada pemahaman dari masyarakat,” imbuh Pak Uu. 

Dirjen HAM Kementerian Hukum dan HAM Mualimin Abdi mengatakan, Pencanangan Pariwisata Berbasis HAM di Jawa Barat merupakan proyek percontohan pelayanan publik berbasis HAM, khususnya pada sektor pariwisata

Baca juga: Menikmati Pesona Alam Tasikmalaya Cocok Untuk Libur Lebaran 2022

Dengan banyaknya tempat wisata, maupun hotel, maka pemenuhan HAM bagi masyarakat harus menjadi fokus pemerintah. Terlebih HAM sudah diatur dalam konstitusi Undang-Undang 1945, yang menjadi pijakan dalam berbangsa dan bernegara. 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Asep Budi Karyana

Tags

Rekomendasi

Terkini

X