Gerakan Melawan Stunting, Memanfaatkan Nutrisi Daun Kelor

photo author
D Kamil, Media Priangan
- Senin, 28 Maret 2022 | 19:48 WIB

Mediapriangan.com - Gerakan Melawan Stunting merupakan inisiasi Ketua DPR RI Puan Maharani, dengan pertimbangan bahwa untuk menurunkan angka stunting di Indonesia dari 27,7 persen menjadi 14 persen pada tahun 2024, tidak bisa hanya dilakukan pemerintah. 

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tasikmalaya, Aef Syaripudin menyebutkan, jika tidak ditangani secara serius dari sekarang, persoalan stunting bisa membuat generasi masa depan bangsa Indonesia khususnya Kabupaten Tasikmalaya, tumbuh dan berkembang tidak sesuai harapan. 

“Generasi masa depan itu adalah anak-anak kita yang sekarang masih balita,” kata Aef. 

Dia berharap tim HaloPuan bisa terus bergerak di wilayah Kabupaten Tasikmalaya yang memiliki 351 desa.

“Di Garut saja, gerakan tim HaloPuan sudah beberapa kali dilakukan. Ya untuk Kabupaten Tasikmalaya dengan geografis yang luas ini, minimal dilakukan di lima tempat berbeda disesuaikan dengan jumlah kasus stuntingnya," kata Aef.

Lebih lanjut Aef mengatakan, selain penyuluhan, HaloPuan juga berbagi gagasan memanfaatkan bubuk daun kelor sebagai makanan tambahan super dalam melawan stunting.

"Melalui gerakan HaloPuan ini kami mendapat informasi yang luar biasa penting. Ternyata manfaat daun kelor telah teruji di banyak negara dalam mengatasi malnutrisi dan gizi buruk," jelas Aef. 

Di Desa Sukajaya Kabupaten Garut terang Aef, dan di Desa Cisempur Kabupaten Sumedang serta Desa Sukadana, Kabupaten Cirebon, HaloPuan bersama kader-kader PDI Perjuangan telah memonitor warga yang mengkonsumsi bubuk daun kelor selama satu bulan penuh. 

Hasilnya jelas dia, bubuk daun kelor memperlancar ASI pada ibu menyusui serta meningkatkan berat dan tinggi badan anak, masing-masing 5 ons dan 0,5 sentimeter dalam satu bulan.

“Solusi stunting ternyata tidak sulit, pohon kelor mudah menanamnya. Di mana saja bisa tumbuh. Alhamdulillah ternyata untuk pengentasan stunting ada solusinya yang mudah dan tidak mahal,” tutur Aef. 

Dia menyebutkan, selain kegiatan penyuluhan, HaloPuan dan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tasikmalaya membagikan paket makanan tambahan, termasuk di dalamnya 400 gram bubuk daun kelor, kepada warga yang hadir serta menyerahkan bibit kelor untuk ditanam  di pekarangan rumah masing-masing.


Baca juga: Angka Stunting Tasikmalaya Naik, Relawan HaloPuan Edukasi Emak-Emak

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: D Kamil

Tags

Rekomendasi

Terkini

X