Hari Lahir Pancasila 2022, PDIP Sentuh Santri Ponpes Darussalam Tasikmalaya

photo author
D Kamil, Media Priangan
- Kamis, 2 Juni 2022 | 06:53 WIB

Mediapriangan.com - Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, pelaksanaan upacara peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2022 di lingkungan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tasikmalaya, terpusat di Pondok Pesantren (Pontren) Darussalam, Cimangu Kecamatan Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (1/6/2022). 

Berbarengan dengan pelaksanaan upacara peringatan hari lahir Pancasila tingkat nasional di Ende, Nusa Tenggara Timur, pengurus DPC PDI Perjuangan dan sejumlah perwakilan PAC  Se-Kabupaten Tasikmalaya, anggota Fraksi-fraksi serta para santri dan masyarakat sekitar pesantren, tumpah ruah memadati halaman pesantren tersebut.

"Tahun ini memang beda. Pada tahun-tahun sebelumnya kami (DPC PDI Perjuangan) memilih lapangan desa. Namun kali ini kami menjadikan pesantren sebagai pusat pelaksanaan upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang melibatkan santri serta masyarakat sekitar termasuk dari Fatayat dan Muslimat NU," kata Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tasikmalaya, Aef Syarifudin. 

Baca juga: Diawali Dengan Tanggal Merah, Bulan Juni 2022 Ada Berapa Hari Libur Nasional?

Dia menjelaskan, selain secara historis erat kaitannya dengan kelahiran Pancasila, pondok pesantren menjadi pilihan tepat untuk memperkokoh nilai-nilai luhur Pancasila, sehingga dapat kembali bangkit bersama membangun peradaban dunia diwarnai akhlak luhur serta mulia. 

"Ada alasan lain pondok pesantren ini jadi pilihan kami, yakni menyambungkan kembali silaturahmi almarhum H. Ucu Subandri sebagai bendahara DPC sekaligus anggota Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Tasikmalaya," ujar dia.

Aef menyebutkan, di tengah-tengah kemajuan teknologi informasi dan komunikasi pada era digital ini, ancaman intoleransi dan radikalisme semakin terbuka lebar.

Baca juga: Sikapi Pemilu Reborn, Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Bersinergi Dengan Media

Demikian pula degradasi akhlak dalam bentuk sikap tingkah laku, serta kesopanan atau budi pekerti generasi bangsa, kian nampak dan mengancam keutuhan masa depan bangsa dan negara. 

Maka kata Aef, harapan terbesar yang bisa menyelamatkan bangsa ke depan adalah generasi bangsa yang saat ini sedang menuntut ilmu di sekolah, di pesantren maupun di lembaga pendidikan lainnya.

"Dengan keilmuannya mereka mampu menjawab tantangan bangsa dengan menerapkan nilai-nilai luhur Pancasila disertai keluhuran budi pekerti atau akhlak mulia," ujarnya.

Baca juga: Jabar Gelar Bangkit Fest 2022, Warnai Peringatan Hari Lahir Pancasila

Aef menambahkan, sesuai amanat Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tasikmalaya, Ade Sugianto sekaligus sebagai Bupati Tasikmalaya, melalui momentum Hari Lahir Pancasila sebagai pilar bangsa, sejatinya dapat melahirkan kembali kesadaran bangsa bahwa Pancasila bisa menyatukan seluruh elemen bangsa sehingga negara dan bangsa Indonesia ini tetap berdiri kokoh dan kuat.

"Makna itu yang kami tanamkan kepada para santri dan masyarakat secara umum. Kami mengajak kepada seluruh elemen bangsa untuk sama-sama membumikan  dan mengaktualisasikan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara," tutur Aef. 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: D Kamil

Tags

Rekomendasi

Terkini

X