Hewan Ternak Terkena PMK, Begini Tips Memilih Daging Sapi Berkualitas Baik

photo author
Asep Budi Karyana, Media Priangan
- Kamis, 12 Mei 2022 | 10:28 WIB

Mediapriangan.com - Baru baru ini, sebuah pesan berantai viral di aplikasi perpesanan berisi ajakan tidak memakan daging sapi atau olahan daging sapi seperti bakso hingga soto daging karena ada Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak.

Berkaitan dengan hal tersebut, Budi Gunadi Sadikin Menteri Kesehatan (Menkes) menyatakan, bahwa Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menginfeksi hewan ternak sangat jarang menular ke manusia. Umumnya cuma menular ke hewan yang berkuku kaki cabang dua, seperti sapi, dan domba.

Meski penyakit ini terkonfirmasi dapat menyebar cepat mengikuti arus transportasi daging dan ternak terinfeksi, namun Penyakit Mulut dan Kuku (PMK)  dipastikan tidak berisiko terhadap kesehatan manusia. 

Namun tidak salah, dikutip dari berbagai sumber, Kamis (12/5/2022) kami membagikan informasi tentang tips memilih daging sapi berkualitas baik di tengah merebaknya isu bahaya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak.

1. WARNA. Daging yang segar dan berkualitas tentu berbeda dengan daging yang sudah busuk. Cara paling mudah untuk mengetahui kualitas daging adalah dari warnanya. Daging sapi yang masih fresh berwarna merah dan segar, tidak pucat. 

2. TEKSTUR. Daging sapi yang segar memiliki tekstur yang terasa kenyal dan cepat kembali ke posisi semula jika ditekan dengan jari. Kalau dagingnya ditekan ambles, berarti kualitasnya sudah turun. Bisa jadi karena penyimpanannya terlalu lama.

3. AROMA. Daging yang segar memiliki aroma yang segar pula atau dengan kata lain memiliki bau khas sapi. Sementara itu daging yang busuk akan menimbulkan bau menyengat, tengik, amis, atau asam.

4. KERING. Daging dengan kelembaban normal mempunyai permukaan yang relatif kering. Daging yang berair menandakan bahwa daging tersebut sudah berada cukup lama di udara bebas dan berisiko tinggi sudah terpapar bakteri berbahaya. 

5. KEEMPUKAN. Semakin tua usia hewan, susunan jaringan ikat semakin banyak sehingga daging yang dihasilkan semakin liat. Jika ditekan dengan jari, daging yang sehat akan memiliki konsistensi kenyal.

6. KANDUNGAN LEMAK. Kandungan lemak adalah lemak yang terdapat diantara serabut otot Lemak berfungsi sebagai pembungkus otot dan mempertahankan keutuhan daging waktu dipanaskan dan berpengaruh terhadap cita rasa.

7. CEK SERTIFIKAT. Jika perlu, cek sertifikatnya. Pembeli bisa menanyakan ke pedagangnya. Penjual daging sapi yang profesional tentu mempunyai izin halal dari pihak MUI. 

Memasak dan Menyimpan Daging Sapi

Daging sapi yang terinfeksi penyakit mulut dan kuku tidak dapat dibedakan secara kasat mata. Oleh karena itu, untuk menghindarinya, masyarakat harus tahu cara mengelolanya. Kurangi risiko dengan cara dimasak dengan baik dan benar.

Usahakan tangan dalam kondisi bersih saat menyiapkan daging mentah. Talenan juga harus dibersihkan dulu baru dipakai untuk daging. Gunakan talenan yang berbeda untuk sayur dan daging. Selesai digunakan, cuci lemak yang menempel di alat masak sampai bersih.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Asep Budi Karyana

Tags

Rekomendasi

Terkini

X