Kabupaten Tasikmalaya Miliki Angka Lansia Terbanyak Di Indonesia

photo author
D Kamil, Media Priangan
- Minggu, 29 Mei 2022 | 16:28 WIB

Mediapriangan.com - Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini, membuka resmi acara peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-26 yang diperingati 29 Mei 2022, di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Minggu (29/5/2022). 

Acara pembukaan HLUN tingkat nasional dengan tema Lansia Sehat Indonesia Kuat, dilaksanakan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Singaparna Medika Citrautama (SMC) Kabupaten Tasikmalaya. 

Hadir di acara puncak HLUN 2022 itu, Anggota Komisi VIII DPR RI Dapil Kabupaten Tasikmalaya, Subarna, Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum dan Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto beserta jajaran Forkopimda Kabupaten Tasikmalaya.

Kemudian Wakil Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin, Muspida, dan para pejabat eselon 1 dan eselon 2 Kementerian lembaga negara, beserta para kepala dinas provinsi, kabupaten/kota di wilayah Jawa Barat.

Dalam acara tersebut, Mensos Risma menyerahkan bantuan berbentuk renovasi rumah tidak layak huni (Rutilahu) kepada lansia, alat bantu aksesibilitas untuk lansia, termasuk menyerahkan bantuan kepada bupati Tasikmalaya berupa mikroskop dan mobil sampah.

Mensos juga memberikan penghargaan dan akreditasi kepada para pengurus Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS), serta membuka dan meresmikan Posyandu Lansia.

Risma menyebutkan, penentuan lokasi peringatan HLUN tingkat nasional dilaksanakan di Kabupaten Tasikmalaya berdasarkan data lansia terbanyak di Indonesia. Dan catatan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) bahwa di kabupaten ini terdapat banyak lansia tunggal atau lansia yang hidup sendirian, hingga menembus angka sekitar 28.000 orang. 

"Hari ini, pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) ingin memberi perhatian lebih. Sehingga Kemensos juga menyalurkan bantuan Rutilahu kepada para lansia di Kabupaten Tasikmalaya khususnya lansia tunggal," tutur Risma.

-

Sebab kata dia, tingginya angka lansia, menunjukkan angka harapan hidup yang tinggi. Maka perlu ada penanganan khusus bagaimana lansia ini terlayani dengan baik. 

"Kita minta kepada para pendamping agar  asesmen diperkuat. Sehingga tahu benar kondisi lansia dalam kehidupan sehari-harinya," ujar dia. 

Menurutnya, tema Lansia Sehat, Indonesia Kuat, diangkat berdasarkan fakta bahwa populasi lansia di Indonesia cukup besar.

Merujuk pada data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2021, terdapat 29,3 juta penduduk lansia di Indonesia (10,82% total populasi). Sebanyak 43,29% lansia berasal dari rumah tangga dengan kelompok pengeluaran 40%  terbawah. 

"Data tersebut menunjukkan angka harapan hidup semakin membaik. Hal ini menjadi landasan bagi negara untuk memberikan perhatian besar kepada lansia," ucap Risma. 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: D Kamil

Tags

Rekomendasi

Terkini

X