Pembatasan Mulai Dilonggarkan, Bali Bakal Kembali Diserbu Wisatawan

Mediapriangan.com - Bali kembali menjadi destinasi wisata yang paling banyak dicari oleh pelancong asing. Tren perjalanan ini disebabkan karena pemerintah Indonesia telah mengeluarkan kebijakan pelonggaran syarat perjalanan dalam dan luar negeri yang berlaku mulai 18 Mei 2022. 

Data yang dibagikan oleh Agoda melacak pencarian dari Februari 2022 ketika Indonesia mengumumkan pembukaan kembali perbatasan, hingga awal Mei. Destinasi pantai Bali menduduki posisi puncak dengan minat penelusuran tertinggi. Dikutip dari laman mydroll.com (24/5/22).

Sementara ini, Indonesia berada di posisi ketiga, setelah Thailand dan Filipina. Selain menelusuri tujuan para pelancong,  Agoda juga mengawasi dari mana calon pelancong berasal. 

Wisatawan yang mencari informasi wisata dan hotel di Bali berasal dari Australia, Amerika Serikat (AS), Singapura, Inggris, dan Korea Selatan. Pencarian tertinggi berasal dari Australia dengan peningkatan 220% dan dari Singapura dengan peningkatan 200%. 

Senior Director Agoda Indonesia, Gede Gunawan mengatakan, Bali merupakan destinasi wisata yang terfavorit bagi wisatawan asing, apalagi jaraknya yang relatif dekat dengan Australia dan Singapura.

“Pantai yang masih asli dan budaya serta pesona Bali yang unik tidak diragukan lagi akan memikat wisatawan untuk kembali, banyak yang masih menganggap Bali sebagai tujuan liburan surga dan ingin kembali ke sana sesegera mungkin” Kata Gede.

Pantai Bali merupakan tujuan yang paling dicari melalui platform Agoda. Kuta dan Seminyak menempati peringkat pertama dan kedua. Pencarian ini sama seperti yang dilakukan sebelum pandemi COVID-19. 

Selain Kuta dan Seminyak yang ikonik, daya tarik Ubud yang santai dan rimbun membantu menempatkannya sebagai tujuan paling dicari ketiga di Bali diikuti oleh Nusa Dua di tempat keempat. Destinasi-destinasi seperti Canggu, Ulutwau, Amed, dan Lovina memang tidak masuk dalam peringkat tetapi menarik perhatian. 

Platform pemesanan online dan penyedia perjalanan bersiap untuk lonjakan permintaan dan pemesanan yang lebih besar dalam beberapa minggu mendatang. Pasalnya, pemerintah Indonesia telah mengeluarkan kebijakan pelonggaran persyaratan bagi pelancong asing yang akan masuk  ke Indonesia.

Pembatalkan tes PCR pra-kedatangan untuk pelancong yang tiba di Indonesia, merupakan kabar baik bagi calon pelancong, di mana sebelumnya pelancong harus menganggarkan uang ekstra untuk tes PCR. Kini, pelancong ke Bali cukup menunjukkan sertifikat vaksin Covid-19 mereka ke kontrol paspor.

Mereka yang dikecualikan dari vaksin tidak menunjukkan sertifikat vaksin tetapi harus menunjukkan surat yang menyatakan status pengecualian mereka yang ditandatangani oleh dokter. Wisatawan di bawah usia 18 tahun juga tidak perlu menunjukkan sertifikat vaksin. 

Penyedia perjalanan seperti Agoda akan melakukan semua yang mereka bisa untuk membantu memfasilitasi peningkatan permintaan dan memastikan bahwa calon pelancong merasa percaya diri dan mendapat informasi sebelum kedatangan mereka.*