Mediapriangan.com - Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum berdialog dengan warga Desa Payungsari membahas rencana pelebaran jalan bekas lokasi kecelakaan bus sekitar Tanjakan Pari, di Kantor Desa Payung Sari, Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis, Rabu (8/6/2022).
Wagub mengatakan, dialog tersebut merupakan tindak lanjut pasca kejadian kecelakaan lalu lintas di Tanjakan Pari, tanggal 21 Mei 2022 lalu.
"Status jalan itu adalah jalan provinsi. Pemda Provinsi Jawa Barat mengambil sikap dengan melakukan pelebaran jalan di kawasan tersebut," ujar Uu.
Baca juga: Diduga Rem Blong, Bus Rombongan Peziarah Menabrak Rumah Dan Sejumlah Kendaraan
Namun kata dia, rencana pelebaran jalan ini tentu harus dikomunikasikan terlebih dahulu dengan masyarakat, demi kebaikan bersama.
“Meskipun rencana pelebaran jalan ini tidak akan mengganggu tanah milik masyarakat, namun kami mengambil langkah untuk mengkomunikasikan terlebih dahulu. Yang pasti pelebaran jalan ini sifatnya mendesak dan perlu dilakukan secepatnya,” katanya.
Baca juga: Polisi Olah TKP, Usut Penyebab Kecelakaan Maut Bus Pariwisata Di Ciamis
Sebab tambah dia, kalau jalan itu dibiarkan tanpa pelebaran, tidak menutup kemungkinan terjadi bencana kecelakaan serupa di titik yang sama.
"Maka pelebaran harus segera dilakukan," ucapnya.
Uu menuturkan, pelebaran jalan akan dilakukan pada jalur sebelah kiri setengah meter dan jalur kanan setengah meter. Sehingga lebar jalan nantinya menjadi tujuh meter.
“Anggaran pelebaran jalan per kilometernya sekitar Rp 6 miliar. Dan direncanakan pelebaran ini dilakukan sepanjang tiga kilometer,” papar Pak Uu.*
Baca juga: Kecelakaan Maut Di Ciamis Bukan Akibat Rem Blong, Sopir Bus Jadi Tersangka