Mediapriangan.com - Bulan Syaban merupakan bulan yang dipenuhi rahmat dan keberkahan bagi umat Islam. Oleh karena itu umat Islam dianjurkan memperbanyak amalan dan terutama pada malam Nisfu Sya'ban
Malam nisfu syaban, adalah waktu yang dimuliakan pada bulan Sya'ban yaitu pada pertengahan bulan, yang jatuh pada 15 Sya'ban 1443 H akan jatuh pada hari Jumat (mulai malam jumat) tanggal 18 Maret 2022.
Pada malam Nisfu Sya'ban, umat Islam disunnahkan memperbanyak doa, memperbanyak kalimat syahadat dan beristigfar (memohon ampun).
Hal ini karena pada malam tersebut, catatan amal manusia diangkat dan dilaporkan kepada Allah SWT. Kepercayaan ini diyakini atas dasar hadis Rasulullah ketika menjawab pertanyaan Usamah bin Zaid.
"Wahai Rasul, aku tidak melihatmu berpuasa pada suatu bulan, seperti pada bulan Syaban."
"Itu bulan yang dilalaikan manusia antara bulan Rajab dengan bulan Ramadan. Aku ingin amalku tidak diangkat kecuali aku sedang berpuasa." (HR Nasa'i dan Ahad).
Keistimewaan malam Nisfu Sya'ban dijelaskan pada kitab Qalyubi wa Umairah sebagai berikut :
"Disunnahkan menghidupkan malam hari raya, Idulfitri dan iduladha, dengan berdzikir dan salat, khususnya salat tasbih. Sekurang-kurangnya adalah mengerjakan salat Isya berjamaah dan membulatkan tekad untuk salat subuh berjamaah. Amalan ini juga baik dilakukan di malam Nisfu Sya'ban, awal malam bulan Rajab dan malam Jumat karena pada malam-malam tersebut doa dikabulkan.
Manfaat dari melaksanakan puasa sunnah di malam Nisfu Sya'ban ini adalah akan mendapatkan syafaat dari Rasulullah SAW kelak di hari kiamat, seperti yang dijelaskan Syekh Nawawi al-Bantani dalam Nihayatuz Zain fi Irsyadil Mubtadi-in :
"Puasa sunnah yang keduabelas adalah Puasa Sya'ban, karena kecintaan Rasulullah SAW terhadapnya. Karenanya, siapa saja yang memuasainya, maka ia akan mendapatkan syafaat beliau di hari kiamat."