gaya-hidup

Berat Badan Malah Naik, Ini Diet Sekaligus Puasa Dengan Metode Golongan Darah

Senin, 11 April 2022 | 20:43 WIB

Mediapriangan.com - Sebagaimana diketahui, umat Islam harus menahan rasa lapar dan dahaga sejak azan subuh hingga azan magrib selama satu bulan penuh ketika menjalani puasa Ramadan.

Selain mengikuti perintah Allah SWT, ibadah puasa juga memberikan dampak yang positif pada tubuh, khususnya saluran percernaan. Terbatas waktu makan membuat orang yang berpuasa, membuat jumlah kalori yang masuk ke tubuh pun menjadi lebih sedikit dibandingkan hari biasa.

Tubuh seharusnya bisa lebih kurus setelah bulan Ramadan karena hampir 12 jam menahan lapar dan dahaga. Namun banyak orang cenderung makan berlebihan saat berbuka puasa maupun sahur, sehingga malah mengalami penambahan berat badan.

Sebetulnya puasa Ramadan bisa menerapkan prinsip diet yaitu metode dalam mengatur pola makan. Caranya dengan mengontrol diri ketika menjalankan sahur dan berbuka puasa.

Meski demikian, perlu strategi agar diet sekaligus puasa bisa berjalan efektif sesuai dengan harapan. Salah satunya adalah metode diet golongan darah, dengan memperhatikan betul asupan yang masuk ke tubuh sesuai dengan golongan darah.

Metode yang mendasari diet tersebut adalah pola konsumsi tiap golongan darah mencerna lektin, atau protein, secara berbeda.

Jika kandungan lektin dari makanan tidak sesuai dengan golongan darah, maka dapat memicu perut kembung, peradangan, melambatnya metabolisme, dan penyakit lain seperti kanker.

Berdasarkan teori tersebut, dikembangkanlah panduan pola makan yang disesuaikan dengan tipe golongan darah yang ada. Jadi, setiap golongan darah memiliki pantangannya masing-masing.

Tiga kategori makanan dalam diet golongan darah adalah bermanfaat, netral, dan harus dihindari. Makanan netral akan dianggap sebagai asupan untuk tubuh. Sementara makanan yang bermanfaat dianggap dapat bekerja sebagai obat, dan makanan yang harus dihindari, sebagai racun. 

1. Golongan Darah O

Orang bergolongan darah O memiliki saluran pencernaan dan sistem kekebalan tubuh yang baik, serta memiliki daya tahan tubuh alami terhadap infeksi yang kuat. Bagi kamu yang bergolongan darah O, asupan makanan yang disarankan adalah yang berprotein tinggi, seperti daging unggas, makanan laut, telur, kacang-kacangan, susu, keju, dan yoghurt.

2. Golongan Darah A

Diet untuk orang bergolongan darah A ditujukan untuk menghindari stres agar dapat berhasil menurunkan berat badan. Kamu dengan golongan darah A disarankan untuk tidak mengonsumsi daging sama sekali alias vegetarian. Asupan kalori bisa kamu dapatkan dari mengonsumsi roti gandum. Karena metabolisme golongan darah A cukup rendah, maka makanan yang disarankan adalah kacang-kacangan, tahu, tempe, telur, sayur-sayuran, buah, dan biji-bijian.

3. Golongan Darah B

Halaman:

Tags

Terkini