parlemen

Komisi III DPRD Kota Tasikmalaya Sidak Dua Lokasi Jembatan Putus

Sabtu, 23 April 2022 | 16:09 WIB

Mediapriangan.com -  Komisi III DPRD Kota Tasikmalaya melakukan peninjauan  langsung ke dua titik jembatan yang putus akibat tergerus air sungai di Tamansari, Jumat (22/4/2022).

Sekretaris Komisi III DPRD Kota Tasikmalaya, H Wahid mengaku banyak menerima laporan khususnya dari daerah Tamansari, adanya dua akses jembatan yang putus akibat tergerus air sungai.

"Hari ini kita langsung cek lokasi tepatnya di Kampung Sinanggalih dan Ciangir. Ternyata benar, dua jembatan di lokasi tersebut putus," katanya.

Menurutnya, jembatan Sindanggalih merupakan akses penghubung ke kampung Cigagas Kelurahan Tamansari. Sementara yang di Ciangir merupakan penghubung antara Kota dan Kabupaten Tasikmalaya yaitu Lebaksari Kecamatan Gunung Tanjung.

Ia menambahkan, kondisi jembatan gantung tersebut putus total, setelah tergerus air sungai karena debit air tinggi. Akibatnya, aksesibilitas warga dari dan menuju kedua lokasi tersebut terputus dan harus memutar. 

"Ada anak didik dari wilayah Kabupaten Tasikmalaya yang sekolah di Kota Tasikmalaya. Ada yang Tsanawiyah, dan Paud. Untuk mencapai lokasi sekolah, mereka terpaksa harus melewati sungai, cari yang relatif arus air nya tidak terlalu besar," tutur dia. 

Wahid menyebutkan, jembatan tersebut merupakan akses vital. Lalu lintas kendaraan bermotor pun lewat ke jembatan tersebut. 

Jika warga Ciangir mau ke Manonjaya, Gunung Tanjung, atau ke Salopa, akses paling cepat adalah melalui jembatan tersebut. 

"Ini harus segera diperbaiki, kalau tidak bisa dibangun jembatan permanen dalam waktu dekat, minimal ada jembatan darurat dipasang terlebih dahulu, untuk memudahkan akses masyarakat, terlebih menjelang lebaran, pasti sangat dibutuhkan," ujar dia.

Kemudian, lanjut Wahid, kaitan dengan jembatan Ciangir, harus koordinasi dengan pihak Kabupaten Tasikmalaya. Dalam hal ini tentu tidak bisa parsial, karena poisis jembatan tersebut berada di perbatasan.

"Kita minta pihak Dinas PUTR secepatnya melakukan koordinasi dengan Dinas PU Kabupaten, khususnya soal jembatan Ciangir. Bagaimana solusi perbaikan jembatan tersebut," kata Wahid. 

Pihaknya berharap, perbaikan jembatan bisa didanai dari dana abadi, atau dana bencana supaya bisa segera dibangun. Karena kalau harus menunggu alokasi anggaran dari APBD, waktunya cukup lama. 

"Meski demikian, tetap dalam waktu dekat jembatan darurat harus dibangun," ucap dia. 

Warga Tamansari ungkap dia, belakangan ini merasakan was-was, khawatir, apalagi warga di Kelurahan Setiawargi. 

Halaman:

Tags

Terkini