parlemen

DPRD Jabar Dukung BIJB Kertajati Jadi Bandara Pemberangkatan Jemaah Umrah

Rabu, 13 Juli 2022 | 12:21 WIB

Mediapriangan.com - Sejak diresmikan oleh Presiden Jokowi pada 24 Mei 2018 lalu, Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Majalengka masih sepi. Bandara ini belum juga menunjukkan kapasitasnya sebagai bandara kebanggaan warga Jawa Barat. 

Namun ada harapan besar, sejak ada pertemuan antara Direksi PT Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) dengan 60 pengelola travel umrah, memastikan kesediaan memberangkatkan umrah dari Bandara Kertajati. 

Pemberangkatan umrah dari Bandara Kertajati, khususnya jemaah yang berasal dari daerah seputar bandara, antara lain dari Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan, serta daerah d Jawa Tengah bagian barat.

Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat, Daddy Rohanady, menyambut baik BIJB Kertajati di Majalengka ini menjadi bandara pemberangkatan jemaah umrah.

Selama ini bandara Kertajati terkesan sepi dan aktifitasnya baru memberangkatkan pesawat kargo 4 kali seminggu. Dengan adanya pemberangkatan umrah mulai september 2022 itu bisa membuat bandara Kertajati menggeliat.

Baca juga: Pansus VI DPRD Jabar Apresiasi Peranan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumsel

Minat umrah dinilainya sangat besar mengingat lamanya antrian untuk mengikuti ibadah haji. Maka bandara ini akan memberangkatkan 5 flight rombongan umrah untuk setiap minggunya. 

“Ini peluang, karena lama antrian untuk beribadah haji saat ini sudah lebih dari 15 tahun bahkan ada yang lebih dari itu, sehingga orang memilih haji kecil dulu,” katanya.

Selain jemaah umrah, Daddy melihat ada calon penumpang potensial untuk BIJB Kertajati, yakni Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang jumlahnya tidak sedikit.

Belum lagi perjalanan dinas dan bisnis dari berbagai instansi, baik pemerintah maupun swasta. Intinya, ada berjuta calon penumpang yang menunggu beroperasinya BIJB Kertajati.

Namun, Daddy Rohanady berpesan agar fasilitas bandara ini diperbaiki terlebih dahulu, karena ia menyandang status sabagai bandara internasional.

“Harusnya bandara ini dilengkapi dengan rumah sakit, mal, hotel, dll, terlebih Kertajati sudah ditetapkan sebagai tempat MRO (maintenance, repair, and overhaul) pesawat TNI dan Polri.” paparnya.

Baca juga: Ketua Komisi V Sebut OPD Pemprov Jawa Barat Sudah Bekerja Dengan Baik

Status MRO ini menurutnya sudah akan membuat Kertajati super sibuk. Karena setiap pesawat yang akan melakukan penerbangan akan diuji dulu laik tidaknya di sini.

Halaman:

Tags

Terkini