ASTRID KRISANDA : MEDIA HARUS MENJADI CORONG PENDIDIKAN POLITIK

Dilihat : 67 kali.

Mediapriangan.com – Diera digital saat ini, media memiliki peran yang strategis dalam mempercepat arus informasi kepada masyarakat. Tidak mengherankan menjelang pemilu serentak tahun 2019, media terutama sosial dijadikan sebagai salah satu alat kampanye untuk meraih dukungan dari masyarakat.

Dalam kegiatan pendidikan politik yang bertajuk optimalisasi peran media massa dan media sosial di daerah Lido kabupaten Bogor 23 Desember lalu, Fungsionaris Partai Golkar Astrid Krisanda mengungkapkan pentingnya filter dalam menerima informasi dari media sosial. Meningkatnya kecenderunngan masyarakat dalam mempergunakan media sosial dalam berbagai aspek kehidupan banyak disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk memberikan informasi Hoax yang dapat memecah belah persatuan bangsa. Dalam masa kampanye,  masyarakat juga harus bijak menyikapi saratnya kepentingan berbagai pihak dalam menyebarkan informasi di media sosial untuk meningkatkan elektabiltas dan menjatuhkan lawan politik.

Dihadapan lebih dari seratus peserta yang hadir astrid mengungkapkan keprihatinannya terhadap fenomena tersebut. Astrid memandang seharusnya media sosial bisa digunakan untuk memberikan pendidikan politik yang benar kepada masyarakat. Akan tetapi ironisnya sebagian masyarakat lebih percaya berita HOAX ketimbang sumber berita  resmi yang dirilis oleh partai politik maupun pemerintah. Untuk itu astrid mengajak peserta yang hadir untuk menyebarkan informasi-informasi politik yang edukatif. Melalui informasi-informasi yang benar astrid yakin secara perlahan masyarakat akan semakin cerdas dalam menentukan pilihan dalam pemilu nanti. Masyarakat juga akan sadar konsekuensi jika salah dalam menentukan pilihan karena dampaknya akan dirasakan selama lima tahun kedepan. Menutup kegiatan tersebut astrid menegaskan media massa dan media sosial seharusnya tidak nya digunakan untuk pencitraan dan peningkatan elektabilitas semata, akan lebih harus lebih optimalkan untuk menjadi corong partai politik maupun para politisi dalam memberikan pendidikan politik kepada masyarakat.

Untuk itu para politisi harus lebih bijak dan santun dalam menyampaikan pesan-pesan politik di media massa maupun media sosial. (DeHa).***

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *