Warga Purwakarta dan Sekitarnya Gelar Shalat Ghaib untuk Korban Tsunami Banten

Dilihat : 14 kali.


Mediapriangan.com – Jemaah Tajug Gede Cilodong Purwakarta menggelar shalat ghaib untuk korban bencana tsunami Banten. Ribuan jemaah tersebut berasal dari Purwakarta, Karawang, Subang dan Bekasi. Mereka melaksanakan shalat khusus untuk para ruh jenazah itu usai melaksanakan ibadah Shalat Jum’at.

Shalat Jum’at tersebut dipimpin oleh Kiai Suhaemi, tokoh Agama yang sangat dihormati di wilayah Plered Purwakarta. Sementara, Kiai Ni’amillah Aqil Siradj bertindak sebagai khatib dengan menggunakan bahasa Sunda Cirebonan.

Khatib yang juga merupakan adik dari Ketua Umum PBNU Kiai Said Aqil Siradj mengulas tentang bencana. Menurut dia, fenomena alam harus dijadikan momentum untuk melakukan introspeksi diri. Karena itu, tidak pantas jika ada pihak yang menggunakannya sebagai alat penghakiman kebenaran pilihan politik.

“Mengaitkan bencana alam dengan politik hanya akan menambah derita dan sakit hati para korban. Saya selaku khatib mengimbau agar itu semua segera dihentikan. Lebih baik, kita doakan semua korban berada dalam kenikmatan dari Allah. Kewajiban kita itu harus dijalankan,” kata Kiai Ni’amillah di Tajug Gede Cilodong. Tepatnya, di Jalan Raya Bungursari, Purwakarta, Jum’at (28/12/2018).

Pengasuh Pondok Pesantren Kempek, Cirebon, Jawa Barat itu juga menyampaikan duka mendalam untuk para korban. Dia mengajak semua jemaah untuk melaksanakan Shalat Ghaib setelah Shalat Jum’at dilangsungkan.

“Usai rangkaian Shalat Jum’at ini dijalankan, mari kita melakukan Shalat Ghaib berjamaah,” katanya.

Duka Seluruh Jemaah

Ketua DKM Tajug Gede Cilodong Dedi Mulyadi mewakili para jemaah turut menyampaikan bela sungkawa. Menurut dia, duka para korban tsunami Banten dan Lampung merupakan duka seluruh warga Indonesia. Karena itu, semua pihak harus turun tangan dan bahu membahu membantu para korban.

“Kita berduka, Indonesia berduka. Sebagai saudara sebangsa dan setanah air kita harus membantu mereka. Doa dan bantuan lebih mereka butuhkan dibandingkan mengaitkan peristiwa ini dengan politik,” katanya.

Dedi pun memberikan dukungan moral untuk para korban agar diberikan kesabaran dan ketabahan dalam memulihkan situasi.

“Semoga seluruh korban diberikan ketabahan dan dipulihkan kondisinya. Para korban yang meninggal semoga ditempatkan di tempat terbaik,” ujarnya.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *