Mediapriangan.com - RSUD Singaparna Medica Citrautama (SMC) terus melakukan peningkatan pelayanan medis, baik melalui pengembangan sarana dan prasarana, SDM maupun sarana penunjang lainnya, untuk mempermudah pelayanan sekaligus pengembangan yang terintegrasi satu sama lain.
Kabid Pelayanan RSUD SMC Kabupaten Tasikmalaya, dr Adi Widodo mengatakan, setidaknya ada lima prioritas terobosan yang dilakukan RSUD SMC dalam peningkatan pelayanan medis. Antara lain optimalisasi pelayanan rawat jalan serta pelayanan pendaftaran online (PP online).
PP online ini kata dia, selain memudahkan masyarakat untuk mendaftar, juga untuk memberikan kepastian jadwal, kapan mereka bisa dilayani petugas medis.
Selanjutnya, pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) yang terintegrasi, standardisasi pelayanan rawat inap serta pembenahan pelayanan sentra sebagai unit tindakan yang paripurna mulai pelayanan bedah elektif hingga pelayanan lainnya.
āStandardisasi pelayanan rawat inap sudah dipersiapkan sehingga tahun 2023. Hal ini agar tercipta suasana rawat inap yang nyaman bagi para pasien terutama peserta BPJS," tutur Adi, Selasa (26/4/2022).
Menurutnya, setelah hari raya Idulfitri nanti, gedung IGD Baru yang sudah terintegrasi dalam melayani pasien, siap dioperasikan. Keberadaan IGD baru ini lanjut dia, menggantikan IGD lama yang sudah tidak memadai.
"Gedung IGD lama akan dimanfaatkan sebagai ruang instalasi rawat jalan," ucapnya.
Direktur RSUD SMC dr. H. Aa Ahmad Nurdin, MM menyebutkan, dalam rangka meningkatkan pelayanan, keterbatasan kapasitas ruang IGD lama dan adanya perkembangan teknologi yang digunakan, maka perlu ada peningkatan sarana yang lebih memadai.
Maka terang dia, kehadiran IGD baru yang lebih terintegrasi baik dalam sistem maupun pola penanganan pasien, akan dapat memaksimalkan pelayanan terhadap pasien bahkan juga terhadap keluarga pasien.
Dia mengatakan, pihaknya terus berupaya menyiapkan SDM RSUD SMC yang unggul, salah satunya melalui pembekalan materi dan pemahaman tentang tugas pokok dan fungsi (tupoksi) pelayanan.
Terutama setelah adanya pengangkatan 74 tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan 9 CPNS menjadi bagian dari RSUD SMC oleh Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto pada 1 April 2022 lalu.
"Melalui pembekalan dan orientasi, mereka bisa bekerja secara profesional dan tetap humanis (senyum, sapa dan salam). Kami mantapkan wawasan dan pemahaman mereka, sehingga saat bekerja, mereka bisa memberikan pelayanan maksimal sesuai tupoksi masing-masing dengan mengedepankan mutu layanan dan keselamatan pasien," tutur Aa.
Sementara, Kabid Penunjang Pelayanan Kesehatan RSUD SMC Kabupaten Tasikmalaya, dr. Bonbon Sahroni, MM menegaskan, pihaknya sudah siap menerapkan Rekam Medik Elektronik (eRM) yang secara bertahap menggantikan Rekam Medik Manual.