Sikapi Pemilu Reborn, Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Bersinergi Dengan Media

photo author
D Kamil, Media Priangan
- Rabu, 1 Juni 2022 | 08:14 WIB

Mediapriangan.com - Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tasikmalaya menggelar diskusi dalam kantor, di Jalan Raya Timur Ruko Blok Singaparna nomor 25-27, Badakpaeh, Singaparna, Selasa (31/5/2022). 

Diskusi gagasan Divisi Hukum, Humas, Data dan Informasi ini, mengangkat tema "Tata Kelola Peliputan dan Sinergitas Media di Era Digital 4.0". Menghadirkan anggota Bawaslu Jawa Barat (Jabar) dan Pimpinan Redaksi (Pimred) Radar Tasikmalaya.

Koordinator Divisi Hukum, Data dan Informasi Bawaslu Jabar, Yusuf Kurnia mengatakan, sinergitas Bawaslu dengan media sangat penting sehingga informasi terkait pemilu bisa sampai ke khalayak publik. 

Di samping itu juga, kerja Bawaslu menjadi semakin transparan dengan kehadiran media yang memiliki kepentingan yang sama, yaitu mengawal penyelenggaraan/pelaksanaan Pemilu yang langsung, bebas, jujur dan adil. 

"Tanpa media Informasi Pemilu tidak mungkin sampai ke masyarakat. Media juga berperan dalam mengawal transparansi kerja Bawaslu mengawasi kecurangan dan menangani pelanggaran Pemilu," kata Yusuf.

Menurutnya, di era sekarang menuntut tugas dan kewenangan Bawaslu tidak hanya sebatas kegiatan seremonial seperti rapat koordinasi (rakor). 

"Era 4.0 ini, kita perlu memproduksi konten-konten edukasi elektoral untuk memperluas pemilih cerdas. Pemilu akan semakin jujur adil dan ideal, jika ada penopang berupa pemilih berkualitas dan cerdas," tutur dia. 

Yusuf menyebutkan kemungkinan terjadinya Pemilu reborn di tahun 2024. Karena secara relugasi tidak mengalami perubahan mendasar. 

Maka tegas dia, problematika Pemilu masa silam, harus terantisipasi karena kemungkinan akan terulang dan berpotensi terjadi pada Pemilu mendatang.

"Kita sedianya bercermin dari problematika masa silam. Konten-konten yang bersifat provokatif, ujaran kebencian, hoax, berita palsu atau bohong termasuk fitnah di ruang-ruang jagat maya, sangat memungkinkan akan terulang. Kuncinya adalah lawan dengan berita atau konten yang mencerdaskan," ujar Yusuf. 

Baca juga: Daftar Hari Besar Nasional Dan Internasional Juni 2022, Ada Berapa Tanggal Merah?

Maka tegas dia, Bawaslu harus kreatif dalam memproduksi konten-konten bermuatan edukatif. Kehumasan Bawaslu harus menyesuaikan diri dengan tantangan era 4.0 ini. 

"Informasi-informasi yang disajikan Bawaslu ke depan, diharapkan tidak sekadar teks, tetapi harus ada perpaduan antara narasi, foto, komponen audio dan gambar atau  audiovisual," katanya. 

Ketua Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya, Dodi Juanda mengatakan, menjelang pelaksanaan tahapan Pemilu 2024, Bawaslu perlu menguatkan kembali sinergitas dengan media.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: D Kamil

Tags

Rekomendasi

Terkini

X