Mediapriangan.com - Peringatan Hari Donor Darah Sedunia ini ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) sebagai wujud terima kasih kepada para pendonor darah yang telah menyelamatkan nyawa orang lain.
Menurut Palang Merah Indonesia, satu sumbangan darah dapat menyelamatkan sebanyak tiga nyawa, begitu sangat berarti bagi sesama. Namun harus diketahui juga bahwa donor darah tidak hanya membantu menyelamatkan nyawa, tetapi juga bermanfaat bagi pendonornya.
Donor darah memiliki manfaat bagi kesehatan emosional, karena seseorang akan merasa berbahagia telah berbuat baik dan membantu orang lain dalam menyelamatkan hidupnya. Sedangkan bagi kesehatan fisik (tubuh) ternyata memiliki beragam manfaat.
Baca juga: Hari Donor Darah Sedunia 2022, Bentuk Apresiasi Bagi Para Pendonor Darah
1. Meningkatkan produksi darah
Dengan mendonorkan darah dapat meningkatkan produksi darah. Ketika rutin donor darah, maka akan merangsang produksi sel darah yang baru. Oleh sebab itu, produksi darah akan meningkat.
2. Membakar kalori
Melalui donor darah, kalori di dalam tubuh akan ikut terbakar, sehingga berat badan juga ikut menurun. Donor darah memberikan sekitar 450 ml darahnya, maka otomatis kalori juga akan ikut terbakar. Sebanyak 650 kalori akan ikut terbakar selama donor darah.
3. Menurunkan risiko kanker
Dapat menurunkan risiko terkena kanker. Seperti kanker hati, kanker paru-paru, kanker perut, kanker usus besar dan kanker tenggorokan.
Hal ini karena zat besi yang berlebihan di dalam tubuh akan hilang. Zat besi yang berlebihan akan dikeluarkan oleh tubuh melalui donor darah.
4. Mengurangi risiko penyakit jantung
Donor darah ternyata dapat mengurangi penyakit jantung. Orang yang rutin melakukan donor darah akan membuat jantungnya tetap sehat. Hal ini karena donor darah akan meningkatkan zat gizi di dalam darah.
Baca juga: Memperingati Hari Donor Darah Sedunia 14 Juni 2022, Bagaimana Caranya?