Mediapriangan.com - Pemahaman mengenai Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika yang merupakan 4 pilar kebangsaan yang sangat penting disosialisasikan terkait dengan kondisi permasalahan sosial dan dinamika bernegara.
Menurutnya, masalah yang datang untuk menghancurkan bangsa ini akan selalu ada dengan berbagai macam cara, oleh karena itu masyarakat hingga tingkat desa harus mengetahui mengenai norma norma berkebangsaan.
Dalam momentum sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Kabupaten Karawang digunakan oleh Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Dapil X (Kabupaten Karawang / Kabupaten Purwakarta) yaitu Ihsanudin, M.Si dan Abdul Hadi Wijaya.
Ihsanudin, M.Si
Bagi Ihsanudin kegiatan sosiaisasi 4 pilar kebangsaan di Kampung Babakan, Sumur gede, Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang sebagai ajang bersilaturahmi pasca hari raya Idulfitri 1443 H.
Ihsanudin mengatakan, dengan masyarakat yang multikultur di daerah tersebut yang sering terjadi perselisihan antar kampung, menjadikan momen ini selain untuk menyosialisasikan pentingnya akan pemahaman Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika, juga agar masyarakat bisa menjaga kerukunan.
"Masyarakat dikabupaten karawang itu multikultural, sangat beragam, apalagi masih sering kita saksikan berita di tv tentang selisih paham antar kampung, antar desa," katanya di Kabupaten Karawang, Selasa, (17/5/2022).
Oleh karena itu, ini sebagi momentum juga bagi dirinya serta masyarakat setempat untuk saling memaafkan dan menjaga kerukunan. "Dengan sosialisasi 4 pilar ini kita harapkan bisa tercipta kerukunan antar umat, antar masyarakat di kabupaten karawang ini," tutur Ihsanudin.
Ir. H. Abdul Hadi Wijaya, M.Sc
Ditempat berbeda, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Abdul Hadi Wijaya menggelar sosialisasi tersebut kepada masyarakat Desa Walahar, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, Selasa, (17/5/2022).
Gus Ahad-Panggilan Abdul Hadi- mengatakan saat ini kondisi kehidupan bernegara sangatlah kompleks dan dinamis, permasalahan sosial pun dinilai terus ada, oleh karena itu pemahaman mengenai pentingnya 4 pilar kebangsaan harus terus disosialisasikan.
"Jadi ini tema yang tidak akan ada habisnya, karena 4 pilar kebangsaan ini permasalahan yang sangat dinamis, permasalahan sosial yang selalu tumbuh yang semakin lama semakin beragam, kekiniannya banyak sekali dan kita tidak boleh menganggap enteng atau usang karena permasalahan itu adalah permasalahan hari ini dan esok," katanya.
Menurutnya, masalah yang datang untuk menghancurkan bangsa ini akan selalu ada dengan berbagai macam cara, oleh karena itu masyarakat hingga tingkat desa harus mengetahui mengenai norma norma berkebangsaan.