Tidak Hanya Urusi Sampah, Pansus VI DPRD Jabar Bahas Raperda RPPLH Dengan KLHK RI

photo author
Didit Fauzi, Media Priangan
- Rabu, 15 Juni 2022 | 11:21 WIB

Mediapriangan.com - Pimpinan dan Anggota Pansus VI DPRD Provinsi Jawa Barat didampingi oleh Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat dan Biro Hukum melaksanakan konsultasi ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Jakarta, Selasa (14/6/2022).

Kunjungan terkait dengan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH) di Daerah Provinsi Jawa Barat.

Baca juga: Empat Pilar Kebangsaan Untuk Menumbuhkembangkan Penghargaan Atas Kemajemukan

Raperda Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH) adalah perencanaan tertulis yang memuat potensi, masalah lingkungan hidup, serta upaya perlindungan dan pengelolaannya dalam kurun waktu tertentu.

Pimpinan dan Anggota Pansus VI DPRD Provinsi Jawa Barat diterima langsung oleh Dirjen Planologi Kehutanan dan Lingkungan Hidup Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI.

Baca juga: Di Tengah Arus Globalisasi, Kenalkan Nilai-Nilai Luhur Pancasila Pada Anak Usia Dini

Dalam kunjungannya, Ketua Pansus VI DPRD Provinsi Jawa Barat, Heri Dermawan mengatakan, banyak point-point penting yang menjadi bahan pembahasan untuk dibawa oleh Pansus VI seperti penegakan hukum serta penyesuaian data.

"Setelah kami melakukan konsultasi dengan pihak Kementerian Lingkungan Hidup, alhamdulillah banyak masukan yang didapat dalam pembahasan RPPLH ini yang selanjutnya akan kita bahas lebih dalam bersama para pakar dan mitra kerja," kata Heri.

-

Baca juga: Bedi Budiman: Harap Setiap Inovasi, Ada Nilai Kebermanfaatan Yang Terukur

Menurut Heri, banyak masukan yang pihaknya sampaikan tentang pembahasan Raperda tersebut, dan yang paling ditekankan adalah mengenai kerjasama dan penegakan hukum.

"Raperda RPPLH yang akan kami buat ini sejatinya sudah bagus, tetapi ada beberapa masukan terkait dengan kerjasama dengan provinsi yang lain, penegakkan hukum, dan juga sinkronisasi data dan informasi yang selalu update," ujarnya.

Baca juga: Seni Budaya Jadi Daya Dorong Pertumbuhan Pariwisata Di Kabupaten Pangandaran

Heri menyebut, saat ini banyak orang berpikiran bahwa masalah dalam lingkungan hidup itu mengenai soal sampah, selain itu banyak aspek yang menyebabkan masalah muncul seperti faktor lain yang dapat menggangu lingkungan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Didit Fauzi

Tags

Rekomendasi

Terkini

X