Masif Transaksi Digital Mengancam Eksistensi Mesin ATM? Begini Sejarah Perkembangan ATM

photo author
Muhammad A.F, Media Priangan
- Senin, 7 Maret 2022 | 13:18 WIB

Mediapriangan.com - Perubahan teknologi semakin berkembang pesat. Hampir semua aspek kehidupan selalu bersinggungan dengan teknologi. Termasuk dalam hal finansial. Penyimpanan uang sudah tidak lagi di brankas. Masyarakat menyimpan di rekening Bank yang difasilitasi kartu ATM (Anjungan Tunai Mandiri). Kapan pun butuh dana, Anda tinggal mengambil uang di rekening melalui mesin ATM.

Namun saat ini metode pembayaran sudah banyak cashless, alias melalui mobile banking, apakah akan mengancam keberadaan mesin ATM?. Apakah mesin ATM akan tinggal sejarah?

Transaksi yang saat ini dominan melalui mobile banking dan dompet digital makin mempermudah masyarakat. Tak perlu lagi ambil uang di mesin ATM. Tapi, bagaimana pun Anda tetap membutuhkan uang tunai. Karena tidak semua orang memiliki sistem pembayaran non tunai.

Pada dasarnya mesin ATM diciptakan untuk mengurangi jumlah nasabah yang transaksi langsung di banking hall. Beberapa fasilitas seperti tarik tunai, transfer, pembelian dan pembayaran bisa dilakukan dari mesin ATM. 

Begini sejarah serta tokoh dibalik hadirnya Mesin ATM

1. Luther Simijian

Luther Simijian merupakan ilmuwan asal Turki yang pertama kali memprakarsai kemunculan mesin ATM. Ia menjadi orang yang pertama kali mencetuskan ide mesin ATM. Di tahun 1939, Luther Simijian mengajukan hak paten terkait beberapa penemuannua. Nah, salah satu dari penemuannya ini adalah Automated Teller Machine atau yang lebih dikenal dengan mesin ATM.

Tapi, sayangnya pada tahun 1939 masyarakat masih gemar bertransaksi langsung di bank. Sehingga, adanya penemuan mesin ATM tidak begitu dilirik oleh masyarakat luas. Meskipun, Luther Simijian pada akhirnya berhasil membujuk salah satu Bank di New York yakni City Bank of New York atau yang sekarang dikenal Citibank. Bank yang sudah eksis di berbagai negara ini mencoba mesin ATM karya Luther Simijian selama 6 bulan. Namun, tidak diperpanjang karena belum laku di kalangan masyarakat. 

2. John Shepherd Barron 

John Shepherd Barron adalah seorang direktur keuangan di De La Rue Inggris. Ia menjadi orang yang juga mempelopori munculnya mesin ATM. Ia memiliki gagasan membuat mesin ATM karena didasari oleh pengalamannya sendiri. Dimana ia harus selalu mengambil uang ke bank pada hari Sabtu pagi. Tapi, saat ia tiba di Bank dengan terlambat 1 menit saja, Bank sudah tutup. Ia jadi tak bisa mengambil uang.

3. Don Wetzel

Don Wetzel adalah eksekutif di Docutel. Docutel adalah perusahaan asal Texas yang mengembangkan peralatan. Salah satunya mesin ATM. Ia mengembangkan ATM berjaringan pertama yang lebih dikenal dengan Docuteller. 

Ia mencetuskan ide ini karena pengalaman buruknya di Bank yang harus sabar menunggu berjam-jam untuk mengambil uang. Pada akhirnya mesin ATM dibuat olehnya. Lalu, di tahun 1969 karya Don Wetzel ini dipakai di Chemical Bank of New York.

Ketiga tokoh tersebut berhasil mencetuskan mesin ATM yang sampai saat ini masih eksis digunakan masyarakat. Mesin ATM akhirnya mulai digunakan di tahun 1969. Meskipun baru bisa untuk mengambil uang tunai saja. Tapi, seiring perkembangan zaman, ATM pada 1971 mulai memiliki fungsi yang banyak. Tidak hanya untuk mengambil uang, tapi mesin ATM dapat memberikan info saldo rekening nasabahnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Muhammad A.F

Tags

Rekomendasi

Terkini

X